Berita

Tito Karnavian/Net

Hukum

Kapolri Imbau Ulama Dan Tokoh Masyarakat Tidak Sebarkan Hoax

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 15:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian tidak ingin dikatakan mengkriminalisasi ulama, di tengah banyaknya ulama yang ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

Jika ada penetapan tersangka dan diproses, hal tersebut kata Tito merupakan upaya dari penegakan hukum.

"Kalau perbuatan itu diatur dalam hukum pidana, dilakukan proses, itu namanya penegakam hukum," ujar Tito usai meresmikan gedung Promoter, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/1).


Oleh karena itu, Tito berharap kepada ulama dan tokoh masyarakat lainnya yang omongannya dapat mempengaruhi opini publik, agar dapat menyampaikan informasi yang akurat.

"Kalau datanya enggak akurat, enggak kredibel, sedangkan figurnya dipercaya, diikuti, didengar oleh publik, ini bahaya nanti miss, bisa menyebabkan apa namanya itu kegaduhan," ujar Tito.

Pernyataannya ini menanggapi soal Ustad Zulkifli yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Siber Bareskrim Polri lantaran dalam video ceramahnya, dia mengatakan bahwa ada ratusan KTP yang dicetak di luar negeri yakni di Prancis dan China.

"Ternyata mohon maaf datanya enggak ada yang 200 juta KTP dibuat di Perancis atau Tiongkok, datanya tidak ada data akurat, hanya katanya. (Ini) bahaya," tekan Tito. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya