Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Rumah Program DP Rp 0 Hanya Boleh Dijual Ke Pemprov

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan senang melihat antusiasme warga yang datang ke lokasi pembangunan rumah program DP (uang muka) Nol Rupiah di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

"Kami bersyukur sekali bahwa groundbreaking kemarin disambut oleh masyarakat dengan sangat antusias. Terlihat baik mereka yang datang ke lokasi maupun mereka yang menanyakan lewat media sosial, lewat nomer WA, nomor SMS dari aparatur semua yang bekerja di Pemprov," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menambahkan, sembari konstruksi bangunan dikerjakan, saat ini tengah disusun skema pelaksanaan DP Nol Rupiah secara kelembagaan. Misalkan dengan membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang ditunjuk sebagai pengelolanya.


"Karena kami mau kerjakannya simulteknis," imbuhnya.

Namun demikian, tegas dia, yang perlu digarisbawahi kriteria calon pembeli rumah tipe 21 m2 dan 36 m2 tersebut, yakni pertama harus warga DKI Jakarta.

"Tercatat sebagai penduduk DKI, ber-KTP DKI," ujarnya.

Syarat kedua yang bersangkutan sama sekali belum pernah memiliki rumah sendiri.

"Selama ini mengontrak jadi tidak pernah punya rumah sendiri," tandasnya.

Ketiga, yang bersangkutan berpenghasilan di bawah Rp 7 juta per bulan.

"Kemudian dasar syarat itu dan nanti ketika semua sudah mengisi aplikasi harus sadar bahwa rumah ini bukan untuk diperjualbelikan. Jadi kalau anda sudah memiliki rumah ini maka tidak bisa dijualbelikan," lanjutnya.

Dalam aturan di BLUD nanti juga diatur jika ada di antara mereka yang terpaksa menjual rumah program DP Nol Rupiah, maka pembelinya adalah Pemprov.

"Sehingga tidak muncul second market rumah ini. Jadi kita tetap menjaga bahwa rumah ini adalah rumah untuk MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) jadi ini yang nanti akan kita atur. Karena itu bagi masyarakat bersabar sebentar Insya Allah bulan April kita sudah siap semuanya," pungkasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya