Berita

Bendera Rusia-AS/Reuters

Dunia

Rusia Tuduh AS Bocorkan Informasi Finansial Diplomat Di Washington

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian luar negeri Rusia menuduh pejabat Amerika Serikat telah membocorkan rincian keuangan rahasia terkait diplomat Rusia yang bekerja di Amerika Serikat (Kamis, 18/1).

Tuduhan itu dikeluarkan setelah media outlet Amerika Serikat Buzzfeed melaporkan pekan ini bahwa pejabat Amerika Serikat yang menyelidiki tuduhan campur tangan Kremlin dalam pemilihan presiden 2016 sedang mempelajari catatan transaksi keuangan yang melibatkan diplomat Rusia. Buzzfeed mengutip beberapa detail transfer bank.

"Sudah jelas bahwa ini tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan pihak berwenang negara tersebut (Amerika Serikat)," kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dimuat Reuters.


"Dengan kata lain, gangguan pada kesucian laporan kedutaan dan stafnya, yang memiliki kekebalan diplomatik, adalah pekerjaan pejabat Washington," sambungnya.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa transaksi yang bocor tidak berisi apa-apa kecuali pembayaran rutin, namun hal tersebut dipelintir agar membuat detail keuangan itu tampak mencurigakan.

"Sekali lagi kita harus mencatat bahwa Washington tidak menjamin kondisi yang tepat untuk fungsi misi diplomatik Rusia. Tekanan terhadap mereka berlanjut dan berkembang," kata kementerian tersebut.

"Kami menuntut agar pihak berwenang Amerika, pada akhirnya, mulai menerapkan undang-undang nasional dan kewajiban internasional mereka sendiri, segera hentikan distribusi informasi rahasia yang tidak sah dan pertanggungjawaban mereka yang harus disalahkan, termasuk mereka yang memegang jabatan yang relevan di Administrasi negara Amerika," sambungnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya