Berita

Salah satu warga Yordania yang tewas tahun lalu/Reuters

Dunia

Israel Minta Maaf Soal Penembakan Warga Sipil Di Yordania

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 09:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Yordania mengatakan bahwa Israel telah meminta maaf secara resmi atas kematian dua warga Yordania yang dibunuh oleh seorang petugas keamanan Israel pada bulan Juli lalu.

Pembunuhan itu terjadi di tengah insiden yang memburuk dalam hubungan kedua negara dan menyebabkan penutupan kedutaan Israel di Amman tahun lalu.

Juru bicara pemerintah Mohammad al Momani dimuat Reuters mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Israel telah mengirim sebuah memorandum yang menyatakan penyesalan dan permintaan maaf yang mendalam atas insiden di kedutaan dan berjanji untuk mengambil tindakan hukum dalam kasus tersebut.


Kedutaan Israel ditutup tak lama setelah Israel buru-buru memulangkan penjaga tersebut di bawah kekebalan diplomatik untuk mencegah otoritas Yordania menginterogasinya dan melakukan tindakan hukum terhadapnya. Duta Besar Israel dan staf kedutaan ditarik keluar.

Yordania telah mengatakan bahwa mereka tidak mengizinkan Israel membuka kembali kedutaan besarnya di Amman sampai proses hukum terhadap petugas keamanan tersebut dilakukan.

Sementara itu Kantor Perdana Menteri Israel (Kami, 18/1) mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa kedutaan di Amman akan segera beroperasi penuh.

Penanganan penembakan tersebut telah menguji hubungan antara Israel dan Yordania, satu dari hanya dua negara Arab yang memiliki perjanjian damai dengan Israel. Keduanya memiliki sejarah panjang hubungan keamanan yang erat. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya