Berita

Lebah/Net

Dunia

Bunuh Ratusan Ribu Lebah, Dua Anak Laki-laki Diamankan Polisi

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 08:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di negara bagian Iowa Amerika Serikat menahan dua anak laki-laki karena melakukan perusakan bisnis madu di sebuah peternakan lebah akhir desember lalu.

Penangkapan itu sendiri dilakukan pekan ini.

Keduanya melakukan perusakan di peternakan Wild Hill Honey di Kota Sioux hingga menyebabkan lebah madu membeku sampai mati. Ada setidaknya 50 sarang lebah di peternakan itu yang mereka rusak.


Kedua anak laki-laki yang ditangkap tersebut berusia 12 tahun dan 13 tahun.

Pemilik Wild Hill Honey mengatakan bahwa mereka telah menyebabkan kerusakan sebesar 60.000 dolar AS.

"Mereka mengetuk setiap sarang tunggal, membunuh semua lebah, mereka membasminya sepenuhnya," kata Co-pemilik Justin Engelhardt seperti dimuat BBC.

Dia dan istrinya baru menyadari kerusakan tersebut pada tanggal 28 Desember ketika mereka pergi untuk membersihkan salju dari sarang lebah.

"Mereka masuk ke gudang kami, mereka mengambil semua peralatan kami dan membuangnya ke dalam salju, memecahkan apa yang mereka bisa. Tidak terlihat seperti barang curian, semuanya rusak atau hancur," kata Engelhardt.

Kerugian yang dihadapi oleh Tuan Engelhardt dan istrinya menarik perhatian nasional dan internasional dan polisi dapat melacak tersangka dengan bantuan keterangan dari masyarakat.

Kedua anak laki-laki tersebut telah dikenai pasal kenakalan kejahatan, pelanggaran fasilitas hewan pertanian, perampokan, pelanggaran ringan dan kepemilikan alat pencuri. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya