Berita

Net

Nusantara

Tangani KLB, Kemenkes Kirim 1,2 Ton Obat Ke Asmat

JUMAT, 19 JANUARI 2018 | 08:34 WIB | LAPORAN:

Kementerian Kesehatan sudah mendistribusikan sedikitnya 1,2 ton obat ke Kabupaten Asmat, Papua. Dalam upaya pengendalian kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk dan campak.

Sebanyak 142,2 kilogram obat dikirim bersamaan dengan keberangkatan 39 tenaga kesehatan untuk menanggulangi KLB. Obat didistribusikan ke Distrik Sawa Erma, Kolof Brasa, dan Pulau Tiga menggunakan kapal cepat.

Obat-obat tersebut di antaranya berupa amoksilin, salep anti bakteri, parasetamol, infusion, vitamin, dan obat-obat lain yang dikemas dalam bentuk tablet, kapsul, botol, dan dus.


Adanya persediaan stok obat diharapkan dapat mengatasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat.

Selain Kemenkes, TNI juga ikut membantu dalam memenuhi stok obat sesuai kebutuhan, dengan prioritas vaksin campak dan difteri serta alat kesehatan lainnya. Jumlah dan jenis obat yang dibawa disesuaikan dengan permintaan dari Asmat untuk mengendalikan KLB.

Kondisi gografis dan faktor ekonomi diharapkan tidak menjadi kendala signifikan dalam upaya pengendalian masalah kesehatan di Asmat.

Sebagaimana keterangan pers yang diterima redaksi, Jumat (19/1), Kemenkes juga telah mengirimkan sebanyak tiga ton bantuan makanan tambahan ke pada Selasa (16/1) dan 10 koli obat campuran dari TNI pada Sabtu (13/1) menggunakan pesawat Hercules TNI AU dari Bandara Halim Perdanakusumah.

Selain adanya upaya yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat di Kabupaten Asmat juga diimbau untuk selalu memperhatikan kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar. [wah]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya