Berita

Sandiaga Uno/net

Nusantara

Sandiaga Jamin Kemudahan Buat Pengembang Yang Terlibat "DP Nol Rupiah"

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 15:42 WIB | LAPORAN:

. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjanjikan insentif bagi pengembang (perusahaan properti) yang mau membantu pihaknya melanjutkan program "Rumah DP Rp 0" (uang muka nol rupiah).

Soal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/1).

Sandi menanggapi saran yang disampaikan salah satu pendiri Real Estat Indonesia (REI) sekaligus pengusaha properti nasional, Ciputra, dalam acara pelantikan pengurus DPD REI DKI Jakarta.


Menurut Sandi, salah satu yang mungkin diberikan Pemerintah DKI adalah terkait izin Koefisien Lantai Bangunan (KLB). KLB adalah batas aman maksimal jumlah lantai bangunan yang diperbolehkan untuk dibangun.

"Tadi Pak Ci (Ciputra) sampaikan perlu insentif. Kami akan pikirkan Pak insentifnya seperti apa. Mungkin KLB, mungkin juga kemudahan perizinan," kata Sandi.

Apalagi ia menyadari bahwa selama ini pihak pengembang kerap mengeluhkan soal perizinan membangun yang sangat lama dan rumit.

"Kami buatkan fast track dari segi perizinan sehingga lebih bisa menarik buat teman-teman pengusaha properti," janji politisi Partai Gerindra itu.

Sandi berharap, kemudahan perizinan untuk pengembang bisa mempererat hubungan antara para pengembang yang tergabung dalam REI dengan Pemprov DKI Jakarta. Apalagi, program rumah murah sudah diketahui sebagai salah satu janji kampanye Anies-Sandi di Pilkada 2017.

Sandi juga menginginkan program DP Rp 0 bisa menjadi stimulus pembangunan DKI selama lima tahun ke depan.

"Kami mengharapkan akan terjadi pengurangan secara signifikan dari backlog perumahan yang diinginkan warga DKI yang mencapai 300 ribu," ucap Sandi. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya