Berita

Zulkifli Muhammad Ali/Net

Hukum

Zulkifli M Ali Akan Diperiksa Perdana

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 10:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali akan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus ujaran kebencian di Direktorat Tindak Pidana Siber Bareakrim Polri, Jakarta Pusat.

"Kelihatannya habis zuhur (pemeriksaan Zulkifli)," kata Kasubdit II Penindakan Siber AKBP Irwansyah kepada wartawan di kantornya, Kamis (18/1).

Zulkifli ditetapkan sebagai tersangka atas laporan seseorang berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/1240/XI/2017/Bareskrim tertanggal 21 November 2017.


Sementara itu, Alumni 212 bersama tim advokat Muslim yang dikomandoi oleh Novel Bamukmin memastikan akan mengawal pemeriksan Zulkifli.

Zulkifli dituding melakukan ujaran kebencian berbau SARA dan memprovokasi, saat memberikan ceramah di salah satu masjid kawasan di Jakarta. Ceramah tersebut sempat viral di media sosial. Dalam ceramahnya itu, dia menyatakan bahwa tahun 2018 ini banyak kaum muslimin yang akan dibuang ke laut dan disembelih oleh kaum komunis, China, syiah dan liberal.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya