Berita

Foto/Net

Nusantara

Ijazah Bakal Calon Kepala Daerah Mulai Diverifikasi

KAMIS, 18 JANUARI 2018 | 09:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Madiun, Jawa Timur (Jatim) menurunkan tiga tim untuk memverifikasi faktual ijazah ketiga bakal calon (balon) yang mengikuti Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Madiun 2018. Hal ini guna menghindari kecurangan atau pemalsuan ijazah atau dokumentasi peserta pilkada.

"KPUD akan menurunkan tiga tim guna mengklarifikasi berkas administrasi pendidikan dari tiga bakal pasangan calon ke sekolah masing-masing. Mulai dari tingkatan SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi," kata Ketua KPUD Madiun Wahyudi kepada wartawan di Madiun, kemarin

Wahyudi mengatakan, berkas administrasi pendaftaran ketiga bakal pasangan calon kepala daerah telah diterima dan diseleksi. Selanjutnya akan mem­verifikasi faktual, termasuk salah satu berkas yang akan diteliti lebih cermat adalah ijazah para bakal calon.


Menurut Wahyudi, dilibatkannyatiga tim guna klarifiaksi itu bertujuan mengantisipasi kecurangan.Yakni adanya ijazah palsu yang digunakan bakal calon dalam mendaftar sebagai kepala daerah.

Nantinya, lanjut Wahyudi dari tiga tim yang ada, akan dibagi dalam melakukan pengecekkan.Satu tim akan melakukan pengecekan dan klarifikasi ijazah satu pasangan calon.

Diharapkan dengan lebih teliti dalam melakukan verifikasi faktual keabsahan ijazah bakal calon kepala daerah mulai dari awal hingga akhir, KPU Kabupaten Madiun tidak keco­longan saat menetapkan bakal pasangan calon nantinya.

Sementara, saat ini sudah terdapat tiga bakal pasangan calon yang mendaftar sebagai pe­serta Pilkada Kabupaten Madiun 2018. Ketiga pasangan calon tersebut adalah, pasangan Djoko Setijono dan Suprapto yang diusung koalisi PKB dan PDIP pasangan Rio Wing Dinaryhadi dan Sukiman dari koalisi Partai Gerindra, PPP, dan PKS; serta pasangan Ahmad Dawami dan Hari Wuryanto yang diusung Partai Demokrat, Partai Golkar, dan PKPI. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya