Berita

Jakarta Satu/RMOL

Nusantara

Luncurkan Program Jakarta Satu, Anies: Biar Pendapatan DKI Meningkat

RABU, 17 JANUARI 2018 | 16:34 WIB | LAPORAN:

Pasca membentuk Komite Pencegahan Korupsi, Pemprov DKI Jakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam upaya pencegahan korupsi dengan meluncurkan Jakarta Satu.

Jakarta Satu merupakan program yang dimaksudkan untuk menghasilkan satu pemetaan dari berbagai sektor atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Provinsi DKI Jakarta demi menghasilkan kebijakan yang menyatu alias one map one data one policy.

"Kita memulai sebuah langkah baru yaitu pengintegrasian dari kegiatan di Pemrov DKI lewat Jakarta satu. Dimana disini disebutkan taglinenya itu satu peta satu data satu kebijakan," kata Anies dalam sambutannya, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (17/1).


Anies berharap program yang dikerjakan oleh Komite Pencegahan Korupsi (Komite PK) DKI Jakarta yang juga bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI.

“Kita bisa melakukan pencegahan kebocoran dan potensi korupsi dan melakukan transformasi kebijakan menjadi lebih berpihak kepada rakyat dengan memperbanyak subsidi dan kemudahan terutama bagi warga miskin dan mereka yang terpinggirkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Anies juga berharap program Jakarta Satu juga nantinya bisa menjadi landasan untuk membuat kebijakan. Pasalnya menurut dia, kebijakan bakal diambil berdasarkan kenyataan di lapangan, bukan persepsi.

"Kita mulai data dasarnya dari Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan, ini mulainya. Tapi kemudian kita sambung saat ini, ada dari pajak dan retribusi, kemudian air, lalu aset. Nanti juga kita tambah pemerintahan bisa masuk juga. Sehingga Pemrov DKI punya tanggung jawab untuk mengahadirkan keadilan sosial," demikian Anies. [san]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya