Berita

Pengungsi Rohingya/Net

Dunia

Bangladesh Segera Pulangkan Ribuan Pengungsi Rohingya Ke Myanmar

RABU, 17 JANUARI 2018 | 07:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bangladesh dan Myanmar sepakat untuk memulangkan ratusan ribu warga Rohingya yang melarikan diri dari tindakan militer di Rakhine, Myanmar. Pemulangan ini akan dilakukan dalam jangka waktu tertentu.

Menurut keterangan pemerintah Bangladesh, Myanmar telah sepakat untuk menerima 1.500 Rohingya setiap minggunya. Targetnya adalah mengembalikan semua pengungsi Rohingnya ke Myanmar dalam waktu dua tahun.

Bangladesh mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk memulangkan keluarga bersama-sama, serta anak-anak yatim dan anak-anak yang dikandung sebagai akibat perkosaan.


Sekretaris Luar Negeri Myanmar U Myint Thu mengatakan bahwa Proses pemulangan akan dimulai pada tanggal 23 Januari.

Dia mengatakan tiga kamp transit lagi sedang dibangun dan ada rencana untuk membangun desa baru bagi warga Rohingya.

Sementara itu Sekretaris Negara Rakhine, U Tin Maung Swe mengatakan bahwa rumah-rumah belum dibangun.

"Kami berencana membangunnya di bawah proyek cash-for-work. Kami akan memberi mereka uang dan pekerjaan yang akan kembali membangun rumah mereka oleh mereka sendiri," jelasnya seperti dimuat BBC.

Diketahui bahwa lebih dari 740 ribu warga Rohingya telah melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh di tengah kekerasan di negara bagian Rakhine pada 2016 dan 2017.

Lembaga bantuan telah menimbulkan kekhawatiran tentang pemulangan secara paksa warga Rohingya mengingat banyak di antara mereka yang mengalami trauma untuk pulang. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya