Berita

Politik

Ketua MPR: Prioritaskan Hasil Panen Petani Dalam Negeri

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 17:06 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta pemerintah bertindak hati-hati dalam menghadapi gejolak kenaikan harga beras. Jangan sampai, tindakan penanggulangan naiknya harga beras memakai mekanisme impor malah menimbulkan persoalan baru.

"Pemerintah harus berhati-hati kalau mau mengimpor beras, karena sebentar lagi musim panen. Jangan sampai impor yang dilakukan membuat harga gabah dalam negeri anjlok, karena anjloknya harga gabah dalam negeri, akan merugikan petani," kata Zulkifli.
 
Pernyataan itu disampaikan Zulkifli usai hadir dalam prosesi Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI)  tahun 2017-2022 di Tenis Indor Senayan, Jalan.  Pintu Gelora 1 No.  B Jakarta Pusat, Selasa (16/1).


Pengurus PELTI periode 2017-2022 yang baru dilantik dipimpin Ketua Umum Rildo Ananda Anwar dan Zulkifli Hasan dipercaya menjadi Ketua Dewan Pelindung PELTI.

Kalaupun terpaksa harus melakukan impor, menurut Zulkifli sebaiknya tidak langsung dibawa ke Indonesia. Tujuannya agar petani yang tengah melaksanakan panen tidak dirugikan

"Sekarang beli dahulu, tetapi tidak langsung dibawa. Simpan dahulu di negeri asal nanti kalau panen dalam negeri sudah selesai, dan tidak mempengaruhi harga gabah dalam negeri bisa dibuka," tutupnya.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya