Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

BPK Harus Audit BUMD DKI Penerima Dana PMP

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 15:10 WIB | LAPORAN:

Kalangan DPRD DKI Jakarta diharapkan segera mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secepatnya mengaudit sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov DKI yang menerima kucuran dana Penyertaan Modal Pemerintah (PMP).

"Audit BPK harus segera dilakukan, karena kucuran PMP yang jumlahnya triliunan rupiah itu tidak mampu mendongkrak kinerja maupun sumbangan laba untuk Pemprov DKI," kata pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah.

Menurut Amir, semestinya kucuran PMP itu bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan laba perusahaan, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada warga ibukota.
Namun kucuran PMP tersebut disinyalir digunakan komisaris dan direksi sejumlah BUMD untuk melibatkan politik praktis.

Namun kucuran PMP tersebut disinyalir digunakan komisaris dan direksi sejumlah BUMD untuk melibatkan politik praktis.

"Indikasinya sangat kuat, di mana saat Pilgub lalu komisaris dan direksi sejumlah BUMD seperti berlomba-lomba mendukung pasangan petahana dengan kedok bakti sosial, serta program unggulan untuk warga miskin," papar Amir.

Selain itu, wajar apabila ke depan Anies Baswedan-Sandiafa Uno melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah komisaris dan direksi sejumlah BUMD.

Diketahui, beberapa BUMD penerima PMP yakni PT Mass Rapid Transit, PT Jakarta Propertindo, PT Bank DKI, PT Transportasi Jakarta, PD Pasar Jaya, PD Dharma Jaya, PD PAL Jaya, PT Jamkrida dan PT Food Station Tjipinang Jaya.[wid]
 
 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya