Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Venezuela Tawarkan Bantuan 3,83 Dolar AS Bagi Wanita Hamil

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 14:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro berjanji untuk memberikan wanita hamil uang tunai senilai 700 ribu bolivar setiap bulan atau sekitar 3,83 dolar AS.

Begitu anak lahir, ibu akan menerima tambahan 1 juta bolivar, atau 5,48 dolar AS. Satu dolar saat ini setara dengan sekitar 182.000 bolivar, menurut nilai tukar tidak resmi yang diikuti secara luas.

Maduro tidak memberikan alasan atau penjelaskan khusus untuk langkah terbaru itu.


Ini adalah langkah terbaru setelah pemerintah menaikkan gaji minimum bulanan Venezuela beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir. Pada bulan November, dia memberikan sebuah "voucher Natal" senilai 500 ribu bolivar (kira-kira $ 12 pada saat itu, tapi sekitar $ 2,74 sekarang) untuk 4 juta keluarga.

Maduro juga telah mencoba mengendalikan harga dalam perekonomian. Awal bulan ini, dia memesan supermarket swasta, yang menetapkan harga sendiri pada kebanyakan barang, untuk memangkas harga pangan, menyebabkan kebingungan di antara pelanggan.

Venezuela sendiri diketahui saat ini berada dalam krisis ekonomi di mana masyarakatnya mengalami kekurangan obat, makanan, peralatan mandi dan barang penting lainnya.

Menurut Steve Hanke, seorang profesor ekonomi terapan di Johns Hopkins University dan seorang ahli hiperinflasi, inflasi di Venezuela tahun lalu meningkat di atas 4.000%. Demikian seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya