. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mepimpin apel Operasi Lintas Jaya tahun 2018 di Lapangan IRTI, kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (16/1).
Usai acara, Anies mengaku bahwa pihaknya sudah meminta kepada para pemangku kepentingan, dalam hal ini Dinas Perhubungan DKI untuk tidak hanya menertibkan para pengguna jalan di tempat-tempat biasa operasi, tapi juga ke semua jalan yang menurut laporan masyarakat juga bermasalah.
"Tadi dengan Pak Kadis (Kadishub) kita sudah bicarakan, dan pada sekitar 15 tempat di seluruh Jakarta yang akan menjadi fokus perhatian," katanya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan bahwa langkah tersebut diambil bukanlah semata-mata untuk menertibkan lalulintas ibukota, melainkan untuk menumbuhkan kebiasaan bagi masyarakat untuk berlalu lintas dengan baik.
Diketahui, ada beberapa titik yang bakal menjadi daerah fokus penertiban. diantaranya adalah Kelapa Gading, Bintang Mas, Pluit, Marunda, dan Cilincing, Senen, Roxy, Harmoni, dan Tanah Abang, Grogol, Glodok Mas, Kota Tua, Slipi, Kasablanka, Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Matraman, Rawamangun, Pulogadung, Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Pondok Pinang, Blok M, dan Mampang.
"Tadi saya garisbawahi, ada daerah-daerah dimana pelanggaran itu sudah menjadi keseharian, mulai dari mengetem, lawan arus, berhenti di sembarang tempat, saya minta itu semua ditertibkan apalagi di tempat-tempat yang volume kendaraannya itu sangat tinggi," tegas Anies.
Pasalnya menurut dia, akibat pelanggaran lalulintas di daerah tersebut, kemacetan di Jakarta semakin semrawut.
"Nah, di samping itu kita ingin juga melakukan review atas sirkulasi lalin. Kalau selama ini kita hanya tertibkan saja, ke depan kita ingin review apakah ada rekayasa-rekayasa yang bisa dilakukan untuk alternatif solusi bila ditemukan kemacetan yang sudah terulang terus-menerus," pungkasnya.
[rus]