Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pengamat: Boleh Ada Becak Asal Tidak Menambah Kesemrawutan Jakarta

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 05:41 WIB | LAPORAN:

Rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menghidupkan kembali becak di Jakarta mendapat apresiasi.

Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) Azas Tigor Nainggolan menilai wacana tersebut patut didukung, sebab di beberapa lokasi di Jakarta becak masih beroprasi menjadi pilihan. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di perumahan.

"Becak itu manusiawi dan ramah lingkungan juga menghidupkan transportasi tanpa motor seperti sepeda. Boleh juga (Becak diberi ruang) asal ada regulasi dan konsisten mengawasinya," kata Tigor dalam dalam pesan elektronik, Senin (15/1).


Lebih lanjut Tigor menjelaskan keberadaan Becak di Jakarta juga bisa menjadi daya tarik wisatawan asing. Ia pernah melihat becak mangkal di depan Gedung Capitol Amerika Serikat sebagai daya tari wisatawan.

Beberapa waktu lalu dirinya pernah melihat becak sebagai alat wisata di kota Paris. Belanda, Sambung Tigor juga mengimport becak dari Indonesia untuk dijadikan alat transportasi wisata. Begitu juga di Malaysia.

Bahkan tidak perlu ke luar negeri, di kota Yogyakarta, becak jadi alat transportasi wisata. tempat hiburan Ancol beberapa tahun lalu juga pernah ada becak sebagai alat transportasi wisata.

Meski begitu, lagi-lagi Tigor mengingatkan agar keberadaan becak harus sejalan dengan arah pembangunan Jakarta sehingga keberadaannya tidak menambah kesemrawutan jalan Ibukota.

"Jadi tinggal bagaimana Pemprov DKI Jakarta meregulasi dan mengawasinya agar keberadaan becak bisa memberi layanan  yang aman, nyaman, tidak semrawut serta tidak terkendali," tutup Tigor.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat bicara soal rute becak di Jakarta. Namun wakilnya, yaitu Sandiaga Uno, masih akan mengklarifikasi soal itu.

Wacana mengenai adanya rute untuk becak ini diungkapkan Anies saat meluncurkan program Community Action Plan (CAP) pada Minggu (14/1/2018).

Menurut Anies, saat ini masih ada kebutuhan akan becak, salah satunya untuk mengangkut ibu rumah tangga berbelanja di pasar. Anies mengklaim keberadaan becak merupakan bagian dari program CAP. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya