Berita

Wiweka/RMOL

Nusantara

Tampung Korban BEI, RSAL Mintohardjo Gunakan Sistem One Day Care

SENIN, 15 JANUARI 2018 | 22:42 WIB | LAPORAN:

Puluhan pengunjung yang menjadi korban runtuhnya Lantai Gedung mezzanine Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Senin, (15/1) siang di rawat di empat rumah sakit terdekat yakni RS Angkatan Laut Mintohardjo, RS Pertamina, RS Siloam, dan RS MRCCC.

Kepala RSAL Mintohardjo, Dr Kolonel Laut Wiweka mengungkapkan sebanyak 17 korban atas insiden itu diterima di RSAL Mintohardjo.

"Data terakhir ada 17 orang yang di sini. Semua dari palembang. Apakah semua dari Universitas Binadharma, belum bisa dipastikan," ujar Wiweka di Gedung UGD RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat.


Kemudian, dirinya menuturkan dari ke 17 korban, 5 diantaranya mengalami luka serius, sehingga perlu dilakukan operasi. Kesiapan dokter di RSAL Mintohardjo untuk pasien patah tulang pun sudah tersedia.

"Lukanya bervariasi ada luka sedang ringan berat. Ada beberapa yang harus dioperasi, ada lima korban yang harus dioperasi. Operasi mulai dari patah tulang. Jelas dong, kami Rumah Sakit Angkatan Laut rujukan wilayah barat, kami lengkap untuk menangani mulai dari dokter orthopedy untuk tulang, kemudian ada dokter saraf untuk bedah saraf kemudian ada dokter untuk trauma diperut, dokter digestef dan  konsultan intensif care," tandasnya.

Selain itu, Wiweka juga mengaku ke-17 korban yang saat ini dalam perawatan belum bisa dipulangkan lantaran selain penanganan medis, pihaknya juga akan mengupayahkan kesembuhan mental para korban dengan meminta bantuan tim psikiater dan psikolog.

"Belum. Jadi konsep kami, karena kasusnya kami anggap disaster yang kejadiaannya mendadak dan tiba-tiba. Pasti ada trauma psikis dan trauma fisik, untuk itu kami inapkan satu malam disini konsepnya one day care. Besok akan kami turunkan tim psikiatri dan psikolog untuk melakukan assesment lanjutan terkait dengan traumanya untuk 17 orang," demikian Wiweka. [san]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya