Berita

Foto : Dok/Kemnaker

Menaker: Jadikan Perbaikan Keselamatan Kerja sebagai Investasi, Bukan Beban Perusahaan

MINGGU, 14 JANUARI 2018 | 19:59 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus terus dijaga dan ditingkatkan. Karena, manajemen K3 yang baik akan meningkatkan kesejahteraan pekerja, keluarga dan lingkungannya.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri saat menjadi inspektur upacara Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional sebagai penanda dimulainya bulan K3 tahun 2018, di halaman Balai Grahadi, Surabaya, Jumaat (12/1).

“Jangan berfikir masalah K3 menjadi sesuatu yang membebani perusahaan. Tapi justru menjadi investasi perusahaan dalam mensejahterakan pekerja,” katanya.


Menaker mengingatkan agar kejadian kecelakaan kerja yang terjadi seperti kebakaran di pabrik serta robohnya proyek konstruksi, hendaknya dijadikan pelajaran oleh industri dan para pekerja dalam menjaga kesehatan dan keselamatan kerja. Karenanya, pemerintah terus mengajak semua pihak untuk menjadikan isu keselamatan dan kesehatan kerja menjadi budaya di tempat kerja.

“Penerapan budaya K3 merupakan bagian integral pembangunan nasional untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia,” tegas Menaker.

Peringatan Hari K3 digelar serempak di seluruh daerah. Tahun 2018 merupakan tahun keempat bagi bangsa Indonesia  secara terus menerus  berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif menuju tahun 2020 yang telah ditetapkan pemerintah sebagai tahun kemandirian masyarakat Indonesia berbudaya K3.

Disampaikan pula, saat ini pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur di segala bidang. Program pembangunan tersebut harus didukung oleh penerapan K3 yang baik agar tidak menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

Berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan,  jumlah kasus kecelakaan kerja terus menurun. Tahun 2015 terjadi kecelakaan kerja sebanyak 110.285 kasus. Tahun 2016 menurun menjadi 105.182 kasus. Sedangkan sampai Bulan Agustus tahun 2017 tercatat 80.392 kasus.

Usai upacara, Menteri Hanif menyerahkan penghargaan zero accident kepada perusahaan yang nihil kecelakaan kerja, perusahaan yang menerapkan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), perusahaan yang menerapkan program pencegahan dan penanggulangan HIV. Serta penghargaan kepada beberapa kepala daerah yang sukses melakukan pembinaan. [dzk]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Nicko Widjaja: Investasi ke TaniHub Bukan Kehendak Pribadi

Kamis, 04 Juni 2026 | 22:07

Bos BEI Minta Investor Tidak Panik saat IHSG Anjlok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:57

Di Tengah Gejolak Global, Investor AS Tetap Lirik Peluang di Bali

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:56

Pimpinan Baru BGN Fokus Optimalkan MBG ke Daerah 3T

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:36

Istana Beri Sinyal Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:29

Kejagung: Dapur MBG Afiliasi Dadan Cs Tetap Jalan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:22

Legislator PDIP Dorong Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Sinergi Polda Sumsel, PTPN IV Optimalkan Sistem Pengamanan Aset Perkebunan

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:19

Kepala dan Dua Wakil BGN Baru Dilantik Senin Besok

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:17

Sesuai Survei, Kinerja Pertamina Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional

Kamis, 04 Juni 2026 | 21:13

Selengkapnya