Berita

Tamsil Linrung/Net

Hukum

Rincian Tambahan Anggaran KTP-el Versi Tamsil Linrung

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 15:39 WIB | LAPORAN:

Anggota DPR dari Fraksi PKS, Tamsil Linrung mengaku tahu persis adanya penambahan anggaran proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik sebesar Rp1,4 triliun di 2012 lalu.

Informasi tersebut juga sudah diceritakan kepada penyidik KPK.

"Iya dikonfirmasi, tambahan awalnya kan sebenarnya cuma Rp 1 triliun, terus ada tambahan Rp 400 miliar," kata Tamsil usai diperiksa di gedung KPK Jakarta, Jumat (12/1).


Tamsil adalah salah seorang pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR saat pembahasan anggaran KTP-el bergulir.

Kepada penyidik, Tamsil juga mengaku kenal dekat dengan salah seorang tersangka KTP-el, Markus Nari yang diduga melobi pimpinan Banggar untuk penambahan anggaran.

"Iya dulu sama-sama di komisi IV dan Banggar, Markus anggota," jelasnya.

Walau begitu, Tamsil mengklaim tak mengetahui tindakan Markus yang diduga membantu memuluskan penambahan anggaran proyek KTP-el pada 2012 sebesar Rp1,49 triliun tersebut.

"Tidak tahu, itu kejadian di komisi terkait. Coba tanyakan lah ke mereka dengan Kemendagri," tandasnya.

Tamsil disebut dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto ikut menerima uang panas proyek e-KTP sebesar 700 ribu dolar AS. Tapi, Tamsil  dalam banyak kesempatan sudah membantah menerima uang tersebut.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya