Berita

Tamsil Linrung/RMOL

Hukum

Tamsil Linrung Tidak Tahu Soal Duit 700 Ribu Dolar AS

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 14:13 WIB | LAPORAN:

. Tamsil Linrung mengenal dekat tersangka skandal korupsi proyek KTP-el, Markus Nari. Dia kenal sejak sama-sama duduk di Komisi IV DPR RI.

"Iya dulu sama-sama di Komisi IV dan Banggar, Markus anggota," kata anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/1).

Dalam pemeriksaan, tidak ada hal baru yang ditanyakan penyidik kepada Tamsil. Pertanyaannya, masih seputar pembahasan anggaran proyek KTP-ek.


"Enggak ada cuma disuruh baca BAP sebelumnya apakah ada perubahan saya bilang tidak ada," jelasnya.

Tamsil juga mengaku tidak paham soal penyebutan namanya ikut menerima aliran dana haram proyek ini sebesar USD700 ribu.

"Enggak tahu," singkat dia.

Walau begitu, eks bos Banggar DPR RI ini tahu kalau ada penambahan anggaran proyek KTP-el. "Iya dikonfirmasi tambahan awalnya kan sebenarnya cuma Rp1 triliun terus ada tambahan Rp400 miliar," kata
Tamsil.

Tamsil sebelumnya sudah pernah digarap KPK dalam proses penyidikan korupsi KTP-el ini. Tamsil juga sudah pernah diperiksa sebagai saksi untuk Irman dan Sugiharto, pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, serta Setya Novanto.

Politikus PKS ini diduga ikut terlibat dalam pembahasan anggaran proyek KTP-el tersebut. Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Tamsil disebut ikut kecipratan uang haram dari proyek KTP-el sebesar USD700 ribu.

Adapun Markus disebut menerima uang sebesar Rp4 miliar karena membantu menambah anggaran proyek KTP-el pada 2012 sebesar Rp1,49 triliun. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya