Berita

Venezuela/Net

Dunia

Legislator Pro-Pemerintah Venezuela Tewas Ditembak, Maduro Salahkan Amerika Serikat

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 12:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang anggota elit legislatif pro-pemerintah yang kontroversial di Venezuela ditembak hingga tewas di bagian barat negara tersebut oleh dua orang penyerang yang mengendarai sepeda motor pada Kamis (11/1).

Korban adalah pengacara Tomas Lucena. Dia berada di truk pickup dengan kerabatnya pada hari Rabu sore saat dia ditembak beberapa kali. Dia meninggal di sebuah rumah sakit di negara bagian Trujillo.

Lucena adalah anggota Majelis Konstituante yang beranggotakan 545 tahun yang diciptakan tahun lalu oleh Presiden Sosialis Nicolas Maduro dalam sebuah langkah yang banyak dikutuk oleh kekuatan Barat dan sesama negara Amerika Latin.


Berbicara dalam siaran televisi yang disiarkan berjam-jam, Maduro menuduh bahwa Lucena menjadi korban pembunuhan untuk alasan politik.

"(Dia) dibunuh oleh orang-orang sayap kanan," kata Maduro seperti dimuat Reuters.

"Kekerasan di sini, kekerasan di sana, disutradarai oleh kedutaan Amerika Serikat," tambahnya, tanpa menjelaskan bukti apapun.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya