Berita

Foto/Puspen TNI

Pertahanan

Rumah Dinas Prajurit Dan Alutsista Modern Jadi Sorotan Panglima TNI

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 05:13 WIB | LAPORAN:

Kesejahteraan prajurit menjadi salah satu pembahasan penting dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) 2018.

Salah satu wujud kesejahteraan bagi prajurit, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan akan ada 7000 rumah dinas bagi prajurit TNI.

Menurut Hadi dimanapun prajurit bertugas harus mendapatkan tempat tinggal yang layak.  


"Semua itu dilakukan untuk memperkuat jati diri TNI sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Professional," ungkap Hadi dalam Rapim Kemenhan 2018 di gedung Kemhan RI, Jakarta Pusat, Kamis (11/1).

Selain masalah kesejahteraan, Hadi juga menyoroti peningkatan profesionalisme prajurit TNI. Salah satunya, membangun kekuatan pertahanan dengan mendatangkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern.

Dalam pemenuhan Renstra kedua tahun 2014-2019, Mabes TNI telah mendatangkan Alutsista yang sudah dipesan sebelumnya.

Seperti tiga unit Helikopter Serang AS555AP Fennec untuk kebutuhan TNI AD. Sebelumnya Mabes TNI juga mendatangkan 6 Heli serupa.

"Dengan demikian sudah ada sembilan dari 12 Heli Tempur, tinggal tiga Heli lagi. Sedangkan untuk TNI AL sudah datang tiga pesawat, yaitu satu unit Pesawat Udara CN 235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dan dua unit Helikopter AS565 MBe Panther Anti Kapal Selam (AKS)," jelas Hadi kepada wartawan seusai Rapim.

Hadi menambahkan untuk TNI AU akan diadakan pengganti Pesawat F-5E yang sudah tidak terbang lagi hampir lebih satu setengah tahun. Pada Januari ini TNI sudah melaksanakan penandatanganan kontrak pengadaan 11 pesawat dengan semua perlengkapan komplit termasuk simulatornya.

"Penambahan lain adalah Radar Ground-Controlled Interception (GCI) yang sekarang ini baru berjumlah 20 unit.  Ke depan kita mengharapkan penambahan 12  lagi, sehingga totalnya 32 Radar dapat meng-cover seluruh wilayah Indonesia," demikian Hadi. [nes]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya