Berita

Foto/Net

Hukum

Tidak Benar Novanto Ajukan JC Untuk Hindari Pasal TPPU

JUMAT, 12 JANUARI 2018 | 00:41 WIB | LAPORAN:

Tidak benar pengajuan permohonan Justice Collaborator (JC) terdakwa skandal korupsi e-KTP, Setya Novanto untuk menghindar dari pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal itu sebagaimana diutarakan salah seorang pengacara Novanto, Maqdir Ismail di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1).

Menurut Maqdir, semua pelaku tindak pidana korupsi dalam sebuah perkara berhak mendaptkan JC.

"Saya kira tak ada masalah (Pengajuan JC untuk menghindari TPPU). Kalau kita bicara tentang JC itu kan hak orang untuk mendapatkan keringanan (hukuman)," ujar Maqdir.

"Saya kira tak ada masalah (Pengajuan JC untuk menghindari TPPU). Kalau kita bicara tentang JC itu kan hak orang untuk mendapatkan keringanan (hukuman)," ujar Maqdir.

Setnov sendiri sudah resmi mengajukan JC ke KPK. Sedangkan jika Setnov dijerat dengan pasal TPPU, bukan tidak mungkin KPK akan memiskinkan mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut hingga keluarganya.

"Saya kira gini, saya tidak tahu secara persis apa yang disebut dalam pernyataan untuk meminta JC. Makanya saya katakan, lebih bagus itu ditanyakan ke Pak Novanto saja," pungkas Maqdir. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya