Berita

Foto/RMOL

Nusantara

James Riady: Gubernur Alex Noerdin Tidak Pernah Berhenti Menyemangati Kami

KAMIS, 11 JANUARI 2018 | 11:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Chairman Lippo Group, James Riady, mengaku sangat berterimakasih kepada Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.

Menurut putra dari pendiri Lippo, Mochtar Riady itu, Gubernur Alex adalah orang yang terus memberi semangat kepada Lippo Group untuk terus berinvestasi di Sumsel.

"Pak Alex adalah orang yang memberi semangat kepada kelompok kami untuk terus investasi di Sumsel," katanya saat acara peresmian RS Siloam Silampari di Kota Lubuklinggau, Sumsel, Kamis (11/1).


Gubernur Alex Noerdin sendiri hadir dalam peresmian itu didampingi Kapolda Sumsel dan Sekda Kota Lubuklinggau. Walikota dan Wakil Walikota Lubuklinggau berhalangan hadir karena mengikuti tes kesehatan sebagai syarat melaju di Pilkada.

James melanjutkan, Gubernur Alex adalah tokoh yang terkenal karena keberhasilannya mentransformasi Sumsel lewat pembangunan berbagai infrastruktur.

"Sedangkan kami terlibat dalam investasi transformasi manusia. Dan Pak Gubernur tidak pernah berhenti menyemangati kami," lanjut James.

James juga memuji Walikota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, yang sejak awal sangat bersemangat menyambut investasi Lippo Group dalam pembangunan RS Siloam Silampari.

"Waktu di awal-awal, Walikota dengar kami datang, dia sendiri yang jemput, bawa mobil sendiri. Cita-citanya adalah investasi lebih besar di Lubuklinggau. Kami masih ada utang bangun hotel," aku James.

James katakan, tidak ada kegiatan Lippo yang lebih membawa sukacita mendalam daripada keberhasilan membangun rumah sakit dan sekolah di daerah yang tidak masuk "radar Jakarta".

"Kami senang bisa ambil bagian di kota Lubuklinggau. Semoga bisa membawa manfaat," ucap James. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya