Berita

Logan Paul/Net

Global

YouTube Siapkan Konsekuensi Lanjutan Untuk Logan Paul

RABU, 10 JANUARI 2018 | 10:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa sosial media ternama, YouTube saat ini tengah mempertimbangkan konsekuensi lebih lanjut bagi Logan Paul, seorang pengguna atau yang dikenal dengan istilah Youtuber yang menjadi sorotan karena memasang memasang video yang menunjukkan mayat bunuh diri di hutan Aokigakara Jepang baru-baru ini.

Paul secara luas dikritik karena membuat video di hutan yang dikenal dengan julukan "hutan bunuh diri" karena menampilkan mayat. Logan telah menghapus videonya dan berulang kali menyatakan permintaan maaf.

Bukan hanya Logan, YouTube juga mendapat sorotan karena tidak mengambil tindakan.


"Butuh waktu lama untuk merespons, tapi kami sudah mendengarkan semua yang Anda katakan," kata perusahaan tersebut dalam rangkaian keterangan di akun Twitter resminya seperti dimuat CNN.

"Kami tahu bahwa tindakan satu pembuat konten dapat mempengaruhi keseluruhan komunitas, jadi kami akan segera membagikan langkah-langkah yang kami lakukan untuk memastikan video seperti ini tidak pernah beredar lagi," sambungnya.

Pernyataan tersebut mengisyaratkan adanya potensi perubahan pada kebijakan dan algoritma YouTube.

YouTube sendiri diketahui kerap memperbaharui kebijakannya dengan menurunkan konten yang dinilai tidak pantas atau menggambarkan tindakan yang berpotensi ilegal. Perusahaan ini kadang-kadang berjuang untuk menerapkan kebijakannya yang melarang video kekerasan dan berdarah. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya