Berita

Trump saat menyanyikan lagu kebangsaan/Net

Dunia

Menyoroti Trump Saat Nyanyikan Lagu Kebangsaan

RABU, 10 JANUARI 2018 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi sorotan ketika turun ke lapangan saat menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan sepak bola perguruan tinggi di Atlanta awal pekan ini.

Ketika The Star-Spangled Banner, lagu kebangsaan Amerika Serikat, mulai dimainkan, banyak orang mengalihkan perhatian mereka ke Trump.

Pendukung Trump mengatakan bahwa mereka bangga melihat Trump berdiri dengan tangannya di atas dadanya. Namun para kritikus mengatakan bahwa Trump seolah-olah melupakan lirik lagu kebangsaan.


Video lagu kebangsaan menunjukkan Trump mulai ikut bernyanyi tidak sejak awal lagu diputar. Sesekali mulutnya ikut bernyanyi dan bahkan di beberapa bait tampak bersemangat bernyanyi, namun sesekali mulutnya bungkam.

Namun wartawan BBC Anthony Zurcher memiliki teori bahwa bernyanyi bersama dalam hal ini sulit bagi Trump karena dua alasan. Pertama karena Trump sulit mendengar lagu kebangsaan dan kedua karena  turun di lapangan membuat suara memantul serta di sekitar banyak orang dan sulit untuk menguraikan musiknya.

"Bernyanyi bersama tidak akan mudah baginya," jelasnya seperti dimuat BBC.

Aturan dan etika ketika menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat sendiri berbunyi bahwa selama pemutaran lagu kebangsaan saat bendera ditampilkan, semua yang hadir kecuali yang berseragam harus berdiri dengan tangan kanan di atas dada,

Sebaliknya, pendahulunya Presiden Barack Obama terkenal lalai meletakkan tangannya di atas dada selama kampanye pemilihan tahun 2008.

Aturan itu juga menambahkan bahwa personil militer dan veteran harus memberi hormat di seluruh lagu kebangsaan. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya