Berita

Pengungsi di Rukban/Al Jazeera

Dunia

Didesak PBB, Yordania Kirim Bantuan Ke Pengungsi Perbatasan Dengan Crane

SELASA, 09 JANUARI 2018 | 14:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Yordania mengizinkan penyerahan bantuan kemanusiaan sebanyak satu kali kepada puluhan ribu pengungsi dari Suriah yang bermukim di sepanjang perbatasan kedua negara.

Ada setidaknya 55 ribu orang yang tinggal di kamp pengungsian Rukban tersebut. Mereka menerima makanan dan barang-barang penting lainnya melalui lift crane awal pekan ini.

Penurunan bantuan terjadi setelah sebuah permintaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa di tengah kekhawatiran tentang kondisi kehidupan yang buruk di kamp darurat tersebut di mana banyak orang menderita kekurangan gizi.


Para pengungsi tersebut terjebak di sana saat Yordania menutup perbatasannya dengan Suriah menyusul serangan terhadap tentaranya di sana yang diklaim dilakukan oleh kelompok militan ISIS pada bulan Juni 2016 lalu. Pemerintah Yordania khawatir ada sel ISIS menyelinap di antara para pengungsi tersebut.

Langkah tersebut menghambat pengiriman bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan jiwa dan kapasitas agen kemanusiaan yang sangat terbatas untuk beroperasi di sana.

Beberapa bulan pembicaraan antara pejabat Yordania dan PBB, yang diminta untuk mempresentasikan rencana pengiriman, menyebabkan kesepakatan untuk satu kali bantuan.

Dimuat Al Jazeera, pengiriman bantuan dibantu oleh tentara Yordania dan staf kementerian luar negeri.

Pejabat di Yordania sebelumnya mengatakan bahwa kamp Rukban tidak akan pernah menjadi tanggung jawab Yordania dan merupakan kewajiban pemeirntah Suriah.

Demi menghindari kontak langsung dengan pengungsi, pengiriman bantuan dilakukan dengan crane. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya