Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang Jadi Target Peretasan

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 14:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Peretas telah berusaha mencuri data sensitif dari kelompok yang terlibat dalam Olimpiade Musim Dingin, Pyeongchang Games di Korea Selatan bulan depan.

Menurut firma keamanan cyber McAfee, laporan tersebut menemukan bahwa email yang terinfeksi malware dikirim bulan lalu ke organisasi yang terkait dengan Pyeongchang Games.

Firma tersebut tidak mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab, namun mengatakan bahwa ada lebih banyak lagi serangan yang terkait dengan Olimpiade mendatang kemungkinan besar terjadi.


McAfee mengatakan sejumlah kelompok yang terkait dengan Olimpiade telah menerima email jahat - termasuk beberapa yang berafiliasi dengan hoki es.

"Sebagian besar organisasi ini memiliki hubungan dengan Olimpiade, baik dalam menyediakan infrastruktur atau peran pendukung," kata firma keamanan tersebut dalam keterangan seperti dimuat BBC.

"Penyerang tampaknya akan menghasilkan jaring yang luas dengan kampanye ini," tambahnya.

Email tersebut dikirim dari alamat IP Singapura dan mengatakan kepada pembaca untuk membuka dokumen teks dalam bahasa Korea.

McAfee mengatakan bahwa para peretas mencoba untuk mengelabui penerima agar percaya bahwa email tersebut berasal dari Pusat Penanggulangan Terorisme Nasional Korea Selatan yang pada saat itu sedang dalam proses melakukan latihan anti-teror di wilayah tersebut.

Dalam beberapa kasus, para perets menggunakan teknik yang dikenal sebagai steganografi yang menyembunyikan malware dalam teks dan gambar.

"Dengan Olimpiade yang akan datang, kami berharap dapat melihat adanya peningkatan serangan cyber dengan tema yang terkait dengan Olimpiade," kata firma keamanan tersebut. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya