Berita

MH370/Net

Dunia

Malaysia Setujui Upaya Baru Pencarian MH370 Oleh Perusahaan Swasta

SENIN, 08 JANUARI 2018 | 14:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Malaysia mengatakan bahwa pihaknya telah menyetujui upaya baru oleh perusahaan swasta untuk menemukan reruntuhan Malaysia Airlines Flight 370 setelah hampir empat tahun menghilangnya pesawat tersebut.

Perusahaan swasta yang berbasis di Houston, Ocean Infinity mengirim sebuah kapal pencari dalam seminggu terakhir ini untuk melihat-lihat di Samudera Hindia selatan untuk puing-puing dari pesawat yang menghilang misterius pada 8 Maret 2014, dalam sebuah penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 227 penumpang dan 12 awak anggota.

Pemerintah Malaysia, China dan Australia membatalkan pencarian resmi hampir tiga tahun pada Januari tahun lalu.


Laporan akhir Biro Keselamatan Biro Penerbangan Australia mengenai pencarian tersebut mengakui bahwa pihak berwenang tidak lebih dekat untuk mengetahui alasan penghilangan Boeing 777, atau lokasinya yang sebenarnya.

"Dasar penawaran dari Ocean Infinity didasarkan pada 'tidak ada obat, tidak ada biaya'," kata Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai yang bermakna bahwa pembayaran akan dilakukan hanya jika perusahaan menemukan reruntuhannya.

"Itu berarti mereka bersedia untuk mencari daerah seluas 25.000 kilometer persegi (9.653 mil persegi) yang ditunjukkan oleh kelompok ahli di dekat perairan Australia," katanya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya