. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arif Nasrudin mengungkapkan saat ini pihaknya tengah bernegosiasi dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lulung (Haji Lulung) untuk mendapatkan kepastian terkait sewa lahan untuk tempat sementara pedagang Blok G Tanah Abang.
"Pak Haji Lulung lagi berpikir apakah bisa atau enggak. Eksposenya Pak Haji Lulung begitu," ujarnya di Balaikota, Jakarta. Kamis (4/3).
Arif menjelaskan ada sejumlah opsi pilihan lahan untuk penampung sementara pedagang yakni lahan milik PT KAI, PD Pembangunan Sarana Jaya. Namun opsi lahan milik PT KAI, dipastikan tidak bisa digunakan.
"Lahan kereta api, udah enggak boleh. Gitu yah karena memang sudah di sewa sama perusahaan lain," ungkapnya.
Kemudian Arif menuturkan lahan yang digunakan untuk penampungan sementara pedagang dibutuhkan 3000 meter persegi. Sementara lahan PD Pembangunan Sarana Jaya hanya 1500 kurang dan perlu pembebasan lahan.
"Dan itu adanya di tengah, harus ada pembebasan satu lagi lahannya yang miliknya pak Haji Lulung nah itu yang saya lagi bermohon-mohon," lanjutnya.
Arif pun berharap PD Pasar Jaya bisa segera menemukan lahan yang pas untuk dibangun tempat penampungan sementara para pedagang Blok G.
"Jadi sementara ini pedagang yang di Blok G itu 900, itu yang nantinya mereka pindah ke TPS, nah mungkin kalau ada lahan sisa yang kemudian menampung yang lainnya yang masih perlu ditampung, kami bisa tamping," tutupnya.
[rus]