Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jangan Lagi Ada Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Di 2018

KAMIS, 04 JANUARI 2018 | 06:47 WIB | LAPORAN:

Kelangkaan liquid petroleum gas (LPG) atau Elpiji jenis 3 kilogram terjadi menjelang tahun baru 2018.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, Riyono menemukan kelangkaan LPG
saat menggelar reses di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan beberapa waktu yang lalu.

Akibat kelangkaan itu harga elpiji 3 kg melambung hingga kisaran Rp 22 ribu dari Rp 18 ribu.

Akibat kelangkaan itu harga elpiji 3 kg melambung hingga kisaran Rp 22 ribu dari Rp 18 ribu.

"Kami berharap pemerintah, dalam hal ini PT Pertamina agar bisa melakukan pemantauan dan pengawasan yang ketat terhadap distribusi elpiji 3kg tersebut," kata Riyono melalui rilis persnya.

Di samping itu Pertamina perlu memberikan penambahan kuota distribusi, mengingat kebutuhan masyarakat pada memang cukup tinggi, baik untuk kebutuhan rumah tangga, usaha kuliner yang semakin meningkat maupun usaha mikro kecil dan UKM.

"Apalagi kelangkaan elpiji 3kg bersubsidi tersebut telah memicu kenaikan  harga di tingkat pengecer dari pada harga resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah  dan PT Pertamina," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng ini.

Saat ini, menurut Riyono, kelangkaan elpiji yang dirasakan masyarakat lebih disebabkan permintaannya yang naik. Selain itu, juga temuan elpiji 3 kg digunakan rumah tangga mampu. Padahal, elpiji 3 kg adalah gas bersubsidi yang diperuntukan bagi masyarakat tidak mampu.

Riyono mengingatkan, Elpiji merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat dan bisa mempengaruhi kondisi ekonomi rakyat kecil yang masih sangat membutuhkan subsidi dari pemerintah.

"Mohon Pertamina untuk rutin melakukan pengawasan," tuturnya lagi.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya