Berita

Foto/Net

Nusantara

Pemprov DKI Bakal Batalkan Pembelian Lahan Sumber Waras

RABU, 03 JANUARI 2018 | 23:17 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan tidak melanjutkan pembelian lahan Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) setelah pihak yayasan tidak ingin mengembalikan kelebihan pembelian sebesar Rp191 miliar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan saat ini pihaknya sedang mengkaji proses pembatalan pembelian lahan di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama. Saat itu rencananya lahan tesebut bakal dibangun rumah sakit kanker dan jantung di Jakarta.

Menurut Sandi, batalnya pembelian lahan tersebut lantaran pihak YKSW telah memutuskan tidak menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan untuk mengembalikan kerugian negara sebesar Rp191 miliar.


"Jadinya sekarang dalam proses pembatalan. Ini lagi dikaji tim hukum," ujar Sandi di gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).

Sejak Basuki memimpin pembelian lahan seluas 36.410 meter di wilayah Jakarta Barat itu menimbulkan kontroversi. BPK menilai dalam pembelian lahan senilai lebih dari Rp 755 miliar itu ada indikasi kerugian negara sebesar Rp 191,33 miliar.

Hal itu karena pembelian lahan yang dilakukan oleh Ahok tidak melalui proses pengadaan yang sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan.

Dalam catatan BPK pembelian lahan itu menggunakan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) zona Kyai Tapa yang seharga Rp 20,755 juta per meter, bukan Tomang Utara yang hanya seharga Rp 7 juta per meter. Padahal menurut BPK, lokasi tersebut seharusnya mengikuti harga NJOP Jalan Tomang Utara.

Saat itu Dana pembelian lahan itu dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2014. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya