Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

PLN Disjaya: Beban Puncak Capai 3.274 MW Di Malam Tahun Baru

SENIN, 01 JANUARI 2018 | 14:55 WIB | LAPORAN:

PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) mengklaim berhasil menjaga pasokan daya listrik di wilayah Jakarta secara optimal pada malam pergantian tahun.

Terlihat dari penyediaan listrik saat momen malam tahun baru di banyak titik hiburan tak ada yang mengalami kekurangan pasokan atau tidak ada gangguan listrik.

GM PLN Distribusi Jakarta Raya, Ikhsan Asaad menjelaskan, sebelum pesta pergantian tahun sudah diprediksi tren puncak beban tanggal 31 Desember 2017.


"Kami sudah prediksikan siang hari pemakaian mencapai 3.551 MW, sementara pada malam perayaan pergantian tahun kami telah prediksi turun hingga 2.890 MW," kata dia dalam keterangannya, Senin (1/1).

Seperti pengalaman sebelumnya, pada momen tahun baru kondisi beban tertinggi terjadi pada malam hari pukul 20.00 WIB yaitu sebesar 3.274 Megawatt.

"Pada masa siaga Tahun Baru, PLN tidak melakukan pemadaman terencana untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan atau pemeliharaan jaringan tenaga listrik,"  jelas Ikhsan.

Adapun daerah-daerah yang menjadi pantauan khusus saat Tahun Baru  yaitu Dunia Fantasi Ancol,  Pasar Seni Ancol,  Sirkuit Ancol,  Hotel Horison,  Gelanggang Renang Ancol,  PRJ Kemayoran Jakarta,  Taman Monumen Nasional (Monas) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Penguatan khusus dilakukan dengan mempersiapkan satu unit UPS Mobile 300KVA, tujuh unit Mobil Deteksi, DE mobil Unit Gardu Bergerak (UGB), dua mobil Unit Kabel Bergerak (UKB),  10 mobil Unit Diesel Bergerak (UDB), 16 unit powerbank, dan empat unit mobil Crane.

Personil dan peralatan pendukung selalu standby dan memastikan bahwa pasokan jaringan listrik tidak mengalami gangguan sedikitpun dan apabila terjadi gangguan memastikan percepatan pemulihan pasokan listrik guna kelancaran acara yang diselenggarakan.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya