Berita

Menhub/RMOL

Nusantara

Menhub Tinjau Arus Liburan Di Stasiun Semarang Poncol

MINGGU, 31 DESEMBER 2017 | 16:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Untuk memastikan arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2018 lancar, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Stasiun Semarang Poncol, Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (31/12).

Didampingi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan Budi Setiadi, Menhub dibawa masuk ke ruangan kepala stasiun untuk mendengarkan pemaparan dari Direktur Operasi Kereta Api Indonesia, Slamet Suseno dan Direkrut SDM dan Umum Apriyono Wedi.

Dalam kesempatan ini, Budi Karya meminta untuk dijelaskan mengenai arus lalulintas jalur kereta Jawa-Madura pada masa liburan ini. Termasuk rute mana saja yang ramai dan sepi penumpang dan jarak antar stasiun-stasiun penting.


"Semarang merupakan kota di tengah-tengah antara Jakarta dan Surabaya yang memang jadi satu ukuran bagaimana suksesnya kereta api," kata Menhub di Lokasi.

Dari penjelasan itu, Menhub berkesimpulan bahwa pihak Kereta Api Indonesia (KAI) memilki kepercayaan diri yang bagus baik dari sisi harga maupun pelayanan. Sehingga, Kementerian Perhubungan memilki inisiatif untuk meningkatkan jumlah penumpang kereta api agar memilki daya angkut yang lebih banyak.

"Salah satu program yang kita buat adalah membuat kereta semi cepat Jakarta-Surabaya, dimana Jakarta ke Surabaya kira-kira 5 jam, nanti Semarang-Jakarta 3 jam," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan membuat jalur khusus yang menyesuaikan kecepatan dan kapasitas kereta semi cepat itu sendiri. Salah satunya, dengan mengintensifkan perlintasan yang telah ada dan menambah jalur-jalur baru yang dinilai mampu mengakomodasi masyarakat.

"Karena kereta api ini berapapun jumlah yang kita berikan, relatif diminati, peminatnya tinggi sekali," pungkasnya.

Dalam tinjauan ini, Menhub juga menyempatkan diri untuk menyapa para penumpang kereta api ekonomi Tawang Jaya yang akan berangkat menuju Stasiun Pasar Senen, Jakarta sekaligus melepas keberangkatannya. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya