Berita

Presiden Zambia/CNA

Dunia

Presiden Perintahkan Tentara Bantu Perangi Kolera

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 15:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Zambia Edgar Lungu mengarahkan militer untuk membantu memerangi penyebaran kolera yang telah menewaskan 41 orang di ibu kota negara tersebut dan membuat lebih dari 1.500 lainnya sakit sejak akhir September.

Wabah tersebut mulai berlangsung pada 28 September dan sempat tampak mereda di bulan Oktober dengan jumlah kasus yang berkurang.

Namun justri di bulan November kembali terjadi lonjakan pasien yang menderita kolera.


Juru bicara kepresidenan Amos Chanda mengatakan dalam sebuah pernyataan jelang akhir pekan ini bahwa presiden Zambia meyakini bahwa tindakan darurat diperlukan untuk menahan penyakit yang ditularkan melalui air, termasuk penutupan beberapa pasar.

Wabah tersebut awalnya terbatas pada daerah padat penduduk Lusaka dimana sanitasi yang buruk dapat membantu penularannya, namun penyakit tersebut kini telah menyebar ke daerah dengan tingkat kepadatan rendah.

"Presiden sangat prihatin dengan kemajuan epidemi dan oleh karena itu meminta pasukan pertahanan untuk bergabung dengan pemangku kepentingan lainnya dan benar-benar membersihkan Lusaka," kata Chanda seperti dimuat Channel News Asia.

Wabah itu awalnya terkait dengan air yang terkontaminasi dari sumur dangkal namun penyelidikan mengungkapkan bahwa penyebaran tersebut juga disebarkan melalui makanan yang terkontaminasi. [mel]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya