Berita

Potret warga Rohingya di Bangladesh/CNA

Dunia

Bangaldeh Bersiap Pulangkan 100 Ribu Warga Rohingya Ke Myanmar

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 15:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bangladesh bersiap mengirimkan 100 ribu warga Rohingya kembali ke Myanmar dalam gelombang pertama repatriasi pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan etnis tahun in.

Menteri senior Bangladesh Obaidul Quader mengatakan bahwa daftar 100 ribu nama tersebut akan dikirim ke pemerintah Myanmar sehingga repatriasi dapat dimulai pada akhir Januari di bawah kesepakatan antara kedua pemerintah tersebut.

Quader mengatakan bahwa pemulangan akan dimulai segera setelah sekelompok pejabat dari kedua negara menyelesaikan daftar nama.


"Berdasarkan keputusan kelompok kerja gabungan, daftar pertama 100 ribu warga Rohingya akan dikirim ke pemerintah Myanmar untuk memastikan bahwa mereka diterima dengan aman dan terhormat," kata Quader jelang akhir pekan ini.

"Pertemuan berikutnya dari kelompok kerja, yang akan diadakan di Myanmar, akan memutuskan bagaimana proses pemulangan dimulai," kata Quader seperti dimuat Channel News Asia.

Diketahui bahwa ada lebih dari 655 ribu warga Rohingya yang melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar. Mereka mencari perlindungan di Bangladesh sejak sebuah tindakan keras militer pada akhir Agustus.

Pemerintah Bangladesh dan Myanmar pada November lalu menandatangani sebuah kesepakatan yang memungkinkan pemulangan atau repatriasi pengungsi Rohingya per tanggal 23 Januari tahun 2018.

Banyak kelompok bantuan dan diplomat meragukan bahwa warga Rohingya yang ketakutan akan setuju untuk kembali. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya