Berita

Sandiaga Uno/RMOL

Nusantara

Sandiaga Terbuka Untuk Koalisi Pejalan Kaki

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 11:18 WIB | LAPORAN:

. Penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat sempat mendapat kritikan dari Koalisi Pejalan Kaki. Pasalnya, penggunaan trotoar sebagaimana fungsinnya justru dimanfaatkan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan dirinya terbuka apabila Koalisi Pejalan kaki datang untuk menemuinya.

"Sangat welcome untuk Koalisi Pejalan Kaki. Justru ini kami buat demi pejalan kaki malah, poin pertama memuliakan pejalan kaki. Pejalan kaki harus bebas dari PKL," ujarnya di Balaikota, Sabtu (30/12).


Pengusaha sukses itu juga mengungkapkan kesenangannya, apabila Koalisi Pejalan Kaki bisa menjadi mitra Pemprov DKI untuk menata kawasan lain agar hak pejalan tidak dirampas.

"Saya lagi memikirkan dan membayangkan kalau Koalisi Pejalan Kaki bisa menjadi mitra dari pemprov dalam penataan di wilayah lain. Tadi saya pagi lari ke Stasiun Sudirman Baru, di situ keliatannya sangat cocok pedestrian apalagi akan menjadi TOD Dukuh Atas. Memang kita perlu partisipasi temen dari Koalisi Pejalan Kaki," tandasnya.

Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus sebelumnya mengungkapkan penataan Tanah Abang tidak mencapai target sasaran. Pasalnya, hingga hari ketujuh trotoar masih dikuasi oleh para PKL. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya