Berita

Serangan di St. Petersburg/BBC

Dunia

ISIS Klaim Serangan Di St. Petersburg

SABTU, 30 DESEMBER 2017 | 07:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengklaim bahwa mereka berada di balik pemboman sebuah supermarket di kota St Petersburg di Rusia yang menewaskan setidaknya 13 orang pekan ini.

Klaim itu dikeluarkan ISIS melalui outlet berita Amaq jelang akhir pekan ini. Namun demikian tidak ad abukti lebih lanjut yang dirilis.

Dikabarkan BBC, ISIS diketahui telah merekrut ribuan pejuang dari Rusia dan bekas negara Soviet. Presiden Rusia Vladimir Putin juga sebelumnya pernah memperingatkan bahaya yang dihadapi jika mereka kembali ke rumah.


Intervensi Rusia dalam perang Suriah di sisi pemerintah diyakini telah menjadikannya sebagai target utama ISIS dan kelompok militan lainnya.

Putin sendiri merespon serangan tersebut sebagai sebuah tindakan terorisme.

Sementara investigator menggambarkan bom tersebut sebagai perangkat buatan yang dilengkapi komponen mematikan yang menghasilkan ledakan setara dengan 200g TNT. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya