Berita

Net

Hukum

KPK Janji Tahun Depan Tetap Fokus Usut BLBI

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 19:19 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan terus fokus pada penyelidikan tersangka Syafruddin Arsyad Temenggung dalam skandal penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Liquiditas Bank Indonesia.

Menurut Wakil Ketua KPK Laode Syarif, pihaknya masih melihat upaya pengembangan dari penyidikan BLBI.
 
"Kalau soal BLBI kan Pak SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung) sedang ditahan dan sedang kita selidiki. Dan kita melihat kira-kira beberapa hal lagi siapa tahu ada yang lain dari itu," jelasnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (29/12).


Laode mengaku pihaknya tidak mau berandai-andai terlalu jauh, namun menegaskan masih tetap fokus pada penyelidikan terhadap tersangka Syafruddin Temenggung.

"Saya tidak bisa berandai-andai tapi kami fokus pada Syafruddin Temenggung," imbuhnya.

Syafruddin Temenggung yang merupakan mantan kepala Badan Perbankan Penyehatan Nasional (BPPN) ditetapkan sebagai tersangka sejak 25 April 2017, dan menjalani pemeriksaan perdana pada 5 September.

Syafruddin Temenggung dijadikan tersangka karena dinilai menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana jabatannya yang dapat merugikan uang negara. Dia dianggap telah penerbitan SKL kepada Sjamsul Nursalim, pemegang saham Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) yang seharusnya masih memiliki kewajiban pembayaran utang kepada negara. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya