Berita

Penjagaan di Afghanistan/The Guardian

Dunia

Korban Tewas Ledakan Bom Kabul Capai 41 Orang

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 11:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS menewaskan setidaknya 41 orang dan melukai lebih dari 800 lainnya melalui serangan terhadap sebuah pusat kebudayaan dan kantor berita Afghanistan pekan ini.

Pemboman tersebut merupakan yang terakhir dalam tahun-tahun yang sangat berdarah bagi ibu kota Afghanistan.

Ledakan pertama dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri yang duduk di antara siswa-siswa di sebuah ceramah yang memperingati ulang tahun ke-38 invasi Rusia ke Afghanistan. Jumlah korban tewas meningkat sepanjang hari karena rumah sakit berjuang untuk menangani korban luka.


"Aula itu penuh sesak dengan orang-orang saat ada ledakan di belakang," kata Ali Abbas Qul, seorang mahasiswa yang pernah menghadiri ceramah tersebut.

"Orang mulai berlari kemana-mana. Banyak yang kehilangan kesadaran. Aku kehilangan kedua temanku dan mengangkat tubuh mereka. Banyak mahasiswa masih hilang," sambungnya.

Dua ledakan lagi terjadi di luar gedung tersebut menargetkan keamanan dan layanan medis, dan orang-orang mencoba memadamkan api yang dimulai dengan bom pertama.

"Saya berusaha membantu orang-orang yang terluka dan terbunuh dalam dua ledakan pertama saat ledakan ketiga terjadi," kata Saed Qasem Rahmati, 35, mantan karyawan di pusat kebudayaan yang segera membantu setelah bom pertama dan masih berada di syok.

Banyak korban luka bakar parah, katanya, dan dia khawatir beberapa teman mungkin termasuk di antara benda-benda yang tidak dapat dikenali. Demikian seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya