Berita

Boediono/Net

Hukum

Boediono Diperiksa KPK Terkait Penerbitan SKL BLBI

KAMIS, 28 DESEMBER 2017 | 13:25 WIB | LAPORAN:

Mantan Wakil Presiden RI, Boediono menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, (Kamis, 28/12).

Jurubicara KPK Febri Diansyah menjelaskan bahwa Boediono datang ke KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus suap penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Liquiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sebelumnya sempat tertunda.

"Ya, tadi pagi sekitar pukul 09.50 WIB, Boediono datang ke KPK untuk pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus BLBI dengan tersangka SAT (Syarifuddin Arsyad Tumenggung)," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (28/12)


Menurutnya, KPK belum memanggil Boediono kembali namun Boediono sendiri yang berinisiatif untuk menyambangi Komisi Anti Rasuah tersebut.

"Saksi atas inisiatif sendiri meminta diperiksa hari ini karena di jadwal pemanggilan berhalangan," tambahnya.

Atas inisiatif dan demi efektivitas penyidikan, lanjut Febri, penyidik akhirnya melakukan pemeriksaan hari ini juga. Boediono diperiksa seputar jabatan yang disandangnya dalam rentang waktu SKL tersebut terbit.

"Terkait dengan jabatan dalam rentang waktu SKL terbit," tukasnya.

Sebelum menjadi Wakil Presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada periode 2009 hingga 2014, Boediono diketahui menjabat sebagai Menteri Keuangan Agustus 2001 hingga Oktober 2004. Sebagai Menkeu, dia berada di bawah kepemimpinan Megawati Soekarnoputri yang saat itu masih menjadi Presiden Republik Indonesia. [ian]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya