Berita

Politik

Partai Idaman Akan Berjuang Hingga Titik Akhir

SELASA, 26 DESEMBER 2017 | 00:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) bersama beberapa partai politik yang baru tidak bisa melanjutkan tahapan verifikasi faktual oleh KPU RI karena tidak memenuhi syarat (TMS).

Ketua Umum DPP Partai Idaman Rhoma Irama menginstruksikan agar seluruh pengurus dan kader di daerah tetap tenang, sabar, semangat dan menjaga kesolidan.

"Pagi tadi saya mendapat pesan dari Ketua Umum H. Rhoma Irama, dimana DPP menginstruksikan agar pengurus DPC se-Sumsel tetap sabar dan solid, DPP dalam waktu tiga hari ini akan melakukan gugatan ke Bawaslu dan PTUN, kita minta KPU jujur dan adil. Kita tunjukan dengan masyarakat Indonesia  bahwa Partai Idaman partai yang bermartabat dan terhormat," kata Ketua DPC Partai Idaman Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, Arianto, Senin (25/12).


Disebutkan Arianto, DPC Partai Idaman Muba, tadi pagi telah dikunjungi oleh tim verifikator yakni KPU dan Panwaslu Kabupaten Muba, Sesuai tahapan 25 Desember 2017, jadwal KPUD Muba melakukan verifikasi faktual.

"Kedatangan KPUD hari ini hanya bersilatuhrahmi, secara administrasi KPUD Muba menyatakan bahwa DPC Partai Idaman Muba lengkap mulai dari kepengurusan, keanggotan partai dan lainnya. Namun tadi malam kami mendapat informasi dari KPU RI bahwa Partai Idaman tidak bisa melanjutkan tahapan verifikasi faktual, sontak saya terkejut ada apa dengan KPU," tegasnya.

Arianto menyebutkan, ada hal yang sedikit mengecewakan terkait keputusan KPU RI padahal jauh hari pihaknya sudah mempersiapkan seluruh persyaratan parpol agar menjadi peserta Pemilu 2019.

"Sesuai intruksi, kami di daerah agar tetap sabar dan solid, DPP akan mengajukan sengketa ke Bawaslu, kader harus tetap semangat. Partai Idaman akan bekerja keras berjuang dan berdoa hingga titik akhir agar bisa lolos menjadi peserta Pemilu 2019," ucapnya seperti dilansir dari RMOLSumsel.com. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya