Berita

Foto/Net

Olahraga

Bos Mercedes: Ferrari Adalah Formula 1

SABTU, 23 DESEMBER 2017 | 11:23 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim Mercedes menyarankan pihak penyelenggara Formula 1 tidak mengabaikan ancaman Ferrari untuk mundur karena tidak sependapat dengan rencana Liberty Media.

Saran itu diutarakan langsung oleh prinsipal tim Mercedes, Toto Wolff. Dia memperingatkan F1 dan Liberty Media untuk menganggap serius ancaman dari Marchionne. "Saya tidak takut, tapi Marchionne harus dianggap serius," ujar Wolff seperti dikutip Welt am Sonntag.

Menurutnya marwah Formula 1 tidak terlepas dari pengaruh keikutsertaan tim Ferrari. Wolff bahkan tidak sungkan mengata­kan Formula 1 adalah Ferrari, dan Ferrari adalah Formula 1.


"Kalau saya jadi Liberty Media promotor baru Formula 1, saya tidak terus memprovokasi Marchionne dengan usulan, permint­aan, atau perubahan yang tak masuk akal," katanya.

Seperti diketahui, Ferrari beberapa waktu lalu mengancam mundur dari F1 setelah Liberty Media, pemilik hak komersial baru ajang ini, mengungkap sejumlah ide anyar. Salah satu ide itu adalah memotong uang hadiah, sementara Ferrari merupakan tim dengan pemasukan terbanyak dari sana.

Ferrari punya bonus karena adanya komitmen besar terhadap olahraga ini. Tim yang berbasis di Maranello ini satu-satunya tim yang tak pernah absen dari kejuaraan sejak tahun 1950.

Selain soal bonus, penyelenggara F1 juga akan menstandarkan mesin mobil. Ide ini dinilai bakal membuat persaingan lebih ketat dan biaya pengembangan mobil lebih murah. Tapi Presiden Ferrari Sergio Marchionne menyebut ide itu berlawanan dengan DNAF1 selama ini. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya