Berita

Foto/Net

Bisnis

Bright Gas 3 Kg Dilengkapi Katup Ganda

Pertamina Jamin Tidak Bocor
SENIN, 18 DESEMBER 2017 | 09:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Pertamina (Persero) berencana meluncurkan produk baru elpiji non­subsidi 3 kg. Kebijakan ini dilakukan guna mengatasi kelangkaan gas LPG/elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg).

Senior Vice President (SPV) Non-Fuel Marketing PT Pertamina (Per­sero) Basuki Trikora Pu­tra menyebut, elpiji yang dinamai Bright Gas 3 kg tersebut memiliki kemasan lebih baik dari yang 3 kg bersubsidi.

"Bright Gas 3 kg punya kemasan lebih baik dan dilengkapi dengan sistem katup ganda atau Double Spindle Valve System (DSVS), sedangkan elpiji 3 kg bersubsidi hanya dileng­kapi dengan satu katup," kata Basuki di Jakarta.


Dengan sistem DSVS, risiko kebocoran pada kepala tabung lebih kecil karena valvenya sama dengan Bright Gas 5,5 kg, double splindled valve.

Dia menambahkan, kelebihan lain Elpiji nonsub­sidi 3 kg adalah dilindungi dengan plastik pelindung, yang lebih aman dan baik, sehingga kualitas tabung yang didapat lebih baik.

"Kita juga memakai plastic wrap yang lebih bagus dan lebih aman, kita jamin itu," jelas dia.

Menurut Basuki, saat ini Pertamina masih melaku­kan persiapan peluncuran Elpiji nonsubsidi 3 kg dan akan diluncurkan tahun depan.

"Kita masih dalam ta­hap persiapan, tapi 2018 kita rencanakan akan di­luncurkan," ucap Basuki.

Pengamat energi Mamit Setiawan mengatakan, ren­cana peluncuran elpiji 3 kg nonsubsidi yang dilakukan oleh Pertamina merupa­kan langkah dan strategi mereka untuk mengurangi beban akibat kerugian yang ditimbulkan oleh LPG 3 kg subsidi.

"Selisih harga yang selama ini ada antara elpiji subsidi dan nonsub­sidi sangat besar. Ini me­nyebabkan Pertamina me­nanggung beban keuangan yang berat," kata Mamit kepada Rakyat Merdeka.

Menurutnya, dengan diluncurkannya elpiji 3 kg non subsidi ini, diharapkan bisa menarik masyarakat, khususnya yang mampu, untuk beralih ke elpiji non subsidi.

"Ini juga untuk mensuk­seskan rencana pemerin­tah untuk menyalurkan elpiji 3 kg subsidi dengan cara tertutup. Produk baru ini akan memenuhi kebu­tuhan masyarakat," tegas Mamit. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya