Berita

Mahyudin/Net

Mahyudin Wanti-wanti Mahasiswa Saat Memberikan Suara

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 11:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Bangsa Indonesia sebentar lagi akan memasuki tahun politik. Tahun 2018 akan digelar Pilkada serentak di 191 daerah dan pada tahun 2019 akan dilaksanakan pesta demokrasi besar Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif.

Generasi muda adalah elemen luar biasa secara kuantitas untuk ikut berpartisipasi dalam memilih bahkan ada yang baru pertama kali ikut memilih dan memberikan suaranya.

Wakil Ketua MPR RI Mahyudin melihat suara generasi muda memang sangat luar biasa. Suara generasi muda akan menentukan kepimpinan bangsa sekaligus menentukan kemana bangsa ini akan dibawa.


Untuk itu, generasi muda juga rakyat secara luas harus sangat hati-hati dalam memberikan suaranya. Jangan asal pilih.  Jangan sampai terpilih pemimpin-pemimpin yang tidak amanah dan hanya mementingkan dirinya sendiri.

"Jangan lagi memilih pemimpin karena primodialisme karena kesukuan tapi berdasarkan kemampuan. Kita memilih Gubernur, Bupati yang kita yakini secara kepribadian memiliki kemampuan membangun daerahnya dan rakyatnya. Lihat latar belakangnya. Kalau terlibat korupsi dan kejahatan lainnya jangan dipilih. Tapi, walaupun sukunya minoritas namun memiliki kemampuan membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya itu yang harus dipilih," papar Mahyudin.

Demikian diungkapan Mahyudin di hadapan 300 lebih mahasiswa se Kota Samarinda dan anggota HMI Kota Samarinda, peserta Silaturahmi Kebangsaan bersama Wakil Ketua MPR RI Mahyudin, di Aula LPMP, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (16/12).

Intinya, lanjut Mahyudin, rakyat dan generasi muda harus memilih karena bisa diyakini niat dan kemampuannya dalam membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya. Jika asal memilih dan ternyata kemampuannya tidak ada, tujuan menjadi pejabat tidak jelas hanya mementingkan dirinya sendiri, maka pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat tidak akan tercapai.

"Pancasila adalah patokan kita dalam memilih siapapun dia yang mampu dan memiliki niat yang baik maka pilihlah. Untuk itu mulai dari sekarang generasi muda pelajar dan mahasiswa pelajarilah tokoh-tokoh atau calon-calon pemimpin. Perhatikan latarbelakangnya, pelajari pribadinya dan kemampuannya agar Indonesia dan rakyat Indonesia cepat maju dan sejahtera," tandasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya