Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Dua Ribu Personel Satpol PP Siaga di DWP 2017

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 16:50 WIB | LAPORAN:

Satpol PP siap dikerahkan untuk membubarkan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017, apabila acara tersebut kedapatan melanggar aturan.

Begitu dikatakan Kasatpol PP DKI, Yani Wahyu Purwoko, dalam pernyataan pers, Jumat (15/12).

Menurut dia, ada sekitar 2 ribu personel yang siaga selama even berlangsung.


"Kapanpun pasukan ini bisa digerakkan untuk menyerbu kegiatan tersebut bila memang penyelenggaraannya melanggar aturan,” tegas Yani.

Aturan yang dimaksud yakni, acara yang berlangsung mulai hari ini dan berakhir besok itu tidak boleh ada kegiatan narkoba dan pesta seks. Hal itu sesuai dengan arahan Gubernur DKI, Anies Baswedan.

"Pihak penyelenggara harus memastikan bahwa tidak ada pelanggaran-pelanggaran tersebut. KIta akan ikut awasi,” tandasnya.   

Sekedar diketahui DWP, yang digelar oleh promotor Ismaya Live, akan digelar pada 15 dan 16 Desember di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Sejumlah DJ dan penyanyi hip-hop akan tampil di ajang ini. Diantaranya, David Gravell, Flume (DJ set), Ilan Bluestone, Marshmello, Rich Chigga, Loco Dice, Richie Hawtin, dan Steve Aoki.
 
Terkait pembatasan penjualan miras, Peraturan Daerah DKI Jakarta 74/2005 menyebut bahwa pengunjung yang belum berumur 21 tahun dilarang memasuki tempat hiburan dan membeli miras. Tempat hiburan yang dimaksud adalah bar, diskotek, dan klub malam.
 
Sementara, Peraturan Menteri Perdagangan 6/2015 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol menyebutkan, tempat yang diperkenankan bagi penjualan miras hanyalah supermarket dan hipermarket. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya