Berita

Hadi-Jokowi/net

Pertahanan

Pesan Ryamizard Untuk Panglima Hadi: Loyalitas Lurus Ke Presiden, Jangan Belok-Belok

MINGGU, 10 DESEMBER 2017 | 01:06 WIB | LAPORAN:

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mampu bekerja lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsi TNI dibanding pendahulunya.

"Hari ini harus lebih baik dari kemarin, itu prinsip. Enggak boleh sama, harus lebih baik. Harapan saya Pak Hadi ini mampu membawa kebaikan, saya percaya itu karena dia dulu Irjen saya. Saya tahu kemampuannya," ujar Ryamizard kepada wartawan usai sertijab Panglima TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu, (9/12).

Ryamizard pun mengaku sudah menyampaikan pesan khusus kepada Panglima TNI Hadi untuk mampu seluruh jajaran di TNI lebih solid.


"Bekerja harus lebih keras karena ke depan tantangan lebih keras, lebih berat. Atasi dengan kerja keras dan solidkan TNI, enggak boleh terpecah," tegas Ryamizard.

Selain itu, Ryamizard juga mengingatkan kepada mantan Kepala Staff Angkatan Udara (KSAU) itu soal loyalitas Panglima TNI yang bersifat tegak lurus kepada Presiden.  

"Kemudian loyalitas tegak lurus ke Presiden, enggak ada belok-belok," ungkap Ryamizard.

Untuk diketahui, Hadi memang tercatat pernah menjabat sebagai Irjen Kementerian Pertahanan sebelum dilantik sebagai KSAU pada 18 Januari 2017. [san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya