Berita

Foto/Net

Pertahanan

Jenderal Gatot: PR Untuk Marsekal Hadi Adalah Menata Markas TNI

JUMAT, 08 DESEMBER 2017 | 05:43 WIB | LAPORAN:

Tugas Besar kepada Panglima TNI terpilih Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sudah menanti. Mulai dari Reformasi Aludsista hingga percepatan pembangunan markas TNI ke seluruh Wilayah Indonesia.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan selama ini markas TNI  merupakan peninggalan dari zaman penjajahan Belanda.

Dengan terpilihnya Hadi tugas memata markas TNI yang belum terselesaikan bisa berlanjut. Hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo membangun negeri sampai ke perbatasan.


"Markas-markas kita itu di tempat di Jawa, Sumatera di sepanjang jalur logistik Belanda. Sehingga terpusat. Maka harus dibagi rata sesuai kebijakan pemerintah membangun luar kedalam dan dari pinggir tapi semuanya tergantung kondisi ekonomi bangsa," ujar Gatot di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Tidak hanya itu, tantangan besar lainnya yakni mengamankan tahun politik 2018 dan 2019. Namin Gatot meyakini Hadi dapat melaksanakan tugas yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Pak Presiden menentukan Pak Hadi berdasarkan tantangan tugas kedepannya, cocok apa enggak dari berbagai angkatan ternyata Pak Hadi dalam tahun politik ini," tutup Gatot.

Pelantikan Hadi sebagai Panglima TNI masih menunggu proses di DPR, setelah itu Hadi akan dilantik oleh presiden di Istana Negara. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya