Berita

Foto/Puspen TNI

Pertahanan

Jenderal Gatot Tepis Isu TNI Sedang Siaga Pasca Penunjukan Marsekal Hadi

JUMAT, 08 DESEMBER 2017 | 03:26 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memastikann TNI tidak akan pernah menghianati pimpinan tertinggi yakni Presiden RI.

Hal ini dikatakan Gatot terkait beredarnya isu TNI sedang siaga pasca penunjukan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Menurut Gatot, isu tersebut harus benar-benar diwaspadai sebab, potensi adu domba di internal TNI bisa saja terjadi seperti era 1965.


Gatot memekankan bahwa TNI harus tetap berpegang pada sumpah prajurit, setia kepada NKRI dan taat kepada atasan yakni Presiden RI.

"Terus mau ngapain sama atasan sendiri? apa keputusan pres salah? tidak. (Keputusan Presiden) Benar, dan saya bangga dipilih pak Hadi. GR-nya kan yang ganti anak buah saya. KASAD, KASAL, KASAU," ujar Gatot usai pengarahan kepada prajurit Kopassus di Gedung Balai Komando Kamis (7/12).

Gatot menambahkan jangan pernah meragukan kesetiaan TNI. Menurutnya, justru yang melakukan keraguan terhadap TNI  adalah orang-orang yang fobia terhadap TNI.

"Saya melakukan ini untuk meninggalkan konsep moralitas, sopan santu, legowo, dedikasi. Ini yang saya tuangkan kepada junior saya. Maka saya persiapkan semuanya," tegas Gatot.

Dalam kesempatan itu mantan KSAD itu juga mengungkapkan rasa bangga karena telah diberi kesempatan untuk memimpin prajurit Kopassus.
 
Menurut Gatot dirinya tidak pernah menemukan keraguan, kebimbangan dari prajurit komando. Bahkan, ketika resiko menyangkut nyawa, prajurit Kopassus tetap tegak berdiri menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Gatot juga selalu mengingatkan agar TNI tetap menjaga Netralitasnya dalam menghadapi tahun politik 2018 dan 2019. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya