Berita

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo/net

Pertahanan

Gatot Nurmantyo: Keputusan Presiden Bijak Dan Sesuai Regenerasi

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 17:55 WIB | LAPORAN:

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kembali memuji keputusan Presiden Joko Widodo yang menunjuk Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai penggantinya sebagai Panglima TNI.

"Itu suatu keputusan bijak dan sesuai regenerasi yang bagus," ujar Gatot saat ditemui usai pengarahan prajurit di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12).

Keputusan Jokowi disebutnya tepat karena selisih tahun angkatan antara dirinya dengan Hadi berbeda empat tahun.


Gatot Nurmantyo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer tahun 1982. Sedangkan Hadi adalah perwira tinggi TNI Angkatan Udara lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986.

"Kalau saya diganti angkatan 83 dan saya menjabat hampir tiga tahun, enggak kebagian yang angkatan 88," jelasnya.

Selasa lalu (5/12) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Gatot sudah mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi mempersiapkan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menghadapi tantangan berat tahun politik yang diwarnai Pilkada Serentak (2018), Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden (2019). .

"Regenerasi kader-kader kepemimpinan TNI sudah melalui tahapan yang matang dan dipersiapkan," tegas Gatot.

Soal "tahun politik" 2018 dan 2019, Gatot Nurmantyo menyebutnya berpotensi konflik sangat tinggi. Gambarannya adalah situasi Pilkada DKI Jakarta 2017 yang berlangsung sangat keras dengan tensi tinggi disertai pengerahan pasukan yang begitu banyak.

"Dalam hal ini KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sangat tepat menjadi Panglima TNI pada tahun politik dan sudah sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi," tambah Gatot. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya